Disable Nokia Lifeblog
Dari tulisan saya sebelumnya tentang penyebab Memory Full di ponsel Nokia, dan bagi yang tidak memerlukan aplikasi ini, akhirnya saya mengetahui bagaimana cara men-disable Lifeblog, supaya file database-nya tidak memenuhi memori ponsel. Yang dibutuhkan pertama-tama adalah ponsel yang telah di-hack capabilitiesnya (bisa menggunakan AppTRK & ROM Patcher, installserver.exe, atau cara hack lain) hal ini [...]
Doa 10 Oktober, Doa meminta jodoh yang baik
Hari seperti ini rasanya udah terlalu sering aku lalui, dan aku merasa malu selalu melaluinya tanpa rasa syukur akan kenikmatan umur dan kesehatan. Bukan sok menggurui, atau sok menceramahi, atau sekedar mencari sensasi, tapi sekedar mengajak dan berbagi. Masih dalam suasana Idul Fitri, mari saling memaafkan dan bersyukur dengan nikmat yang telah di berikan.
Seperti bulan yang selalu dihilangkan dari langit saat malam satu Syawal, seperti itulah hendaknya sesama manusia saling menghilangkan kesalahan. Mari saling memaafkan.
Dan sebuah tambahan doa dengan bertambahnya umur aku :

“Ya Tuhan kami, anugerahilah kami isteri-isteri dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa” (Al furqaan:74)
Akhirnya, theme ini sudah lumayan tampilannya di IE, yah emang IE ruwett !
Cinlok
Cinlok merupakan film komedi romantis yang sangat menjauhkan kesan romantis dalam filmnya. Menurutku film ini bagus banget, beda dengan film Humor laen yang mengedepankan humor jorok yang tidak berbobot. Kesan tukul dalam empat mata pun kental banget disini, yaitu kesan spontan yang tidak dibuat buat. Intro yang bagus diakhiri dengan ending yang tidak mewah tetapi lucu dan benar benar menyenangkan, cocok banget ngilangin stress.
Wes tak saranin liat dewe aja di bioskop, soale lebih lega yang ketawa banyak. Jadi seruuuuuuuuuuuu. Baru kali ini nonton film indonesia aku merasa gak rugi, ya ndak rugilah wong bener bener lucu kalo dilihat di bioskop seh. Tapi ada yang kurang juga seh?……….

Happy Eid Fitr 1429H \(^__^)/
Sorry for belated, I juz wanna say Iro iro machigai ga attara, kokoro no naka kara hontou ni sumimasen deshita… For any mistakes, faults, From deepest of my heart, I’m asking for the greatest aplogize… Untuk semua salah, khilaf, perbuatan, perkataan Saya mohon maaf lahir dan batin… Happy Eid Fitr 1429H \(^__^)/ Related Posts 9 October 2008 — Lebaran & The Beginning 18 [...]
Lebaran & The Beginning
Yosh!!! Ohisashiburi da ne!!!… Eeto… I was intended to write down what had happened lately. But I forgot since I juz got recovered from fever last time. It took several days. And the worst part is, both my parents got almost the same sick. They got high fever for several days. Until my brother came and [...]
I Sleep With My Eyes Open
Aku tidur dengan mata terbuka
Memang aku tidur dengan mata terbuka
Tidur dalam arti sebenarnya
Dan tidur dalam arti tak sesungguhnya
Karena Terngiang di kepala
Karna bermain main di fikiran
Karna terpendam di hati terdalam
Telah lama terkatakan hingga mulutku berbusa
Tak dapat terubah dan tergantikan
Dan kuakui tak bisa kubuang
Tak bisa kusingkirkan
Dan memaksa aku tidur dengan mata terbuka
Berbahagialah seseorang
Karna aku bukan hanya rayuan
Karna aku menyimpan dan memikirkan
Dan membuat hatiku selalu berdiri terjaga
Ditemani Mata terbuka sepanjang malam []-[]
wildan - untuk yang pernah menyebutku [333] - ![]()

I Confused ( -for the last meet- )
Aku ingat ada yang mengatakan sebuah perubahan
Yang lalu telah jadi berubah jadi yang baru
Berubah ? wow serasa berat kata itu
For the last meet aku sempat bingung
Banyak tanya tertempel di dahi
Banyak kata yang tak mampu terungkap
Aku percaya benar sebuah ledakan besar
Perubahan ke arah lebih baik
Bukan hanya baru atau telah lama
Bukan hanya khusus atau bukan untuk yang laen
Karna aku bukan orang munafik
Dan tak akan menyanggah hal menyenangkan
Walau bagian dari tubuhku yang laen berkata
Ini tidak benar, ini tidak benar, ini tidak benar
Karna aku percaya sepenuhnya percaya
Karna tak harus memaksa bila tak berkenan
Maafkan kesalahan yang tak pernah kutahu
Maafkan aku bila kau anggap salah
Karna Aku berusaha melihat bintang
Telah kucari hingga langit ke 7
Telah kucari bersama malam dan hujan
Bintang yang pernah tergenggam
Sekarang, aku seperti melihat mendung
Menutupi bintang yang kumaksud
Telah berubah, berubah, berubah
Nyala cerah tak kutemukan meski terlihat dan tersentuh menyenangkan
For the last meet,aku bingung ( -ada yang salah nie, ada yang beda seh, tapi apa?- )
S’GAPO

Temenku dari Inggris (”berkendara dan sedikit DILEMMA”)
Temenku yang sekolah di Inggris barusan dari rumah sama istrinya, halal bihalal sebentar sambil cerita cerita. Anak ini dulu temen darusan di mesjid, sekarang nih anak udah sekolah di Inggris, keren juga dia. banyak sih cerita yang kudapat. Salah satunya adalah berkendara aman di Inggris berbeda banget di Indonesia. Kalo di Inggris kita mengenal tempat duduk untuk anak anak, dan stiker di belakang mobil kalo ada anak anak, kursi yang digunakan untuk anak anak adalah kursi kusus yang dibuat pas untuk anak balita beserta sabuk pengamannya. Kalo di Indonesia yaaaaaa seadanya, kalo ada sepuluh penumpang yang dimuat satu mobil. Anaknya dipangku ibunya, ponakan duduk jadi kernet, bisa bisa neneknya di taruh atas mobil, ehehhe.
Istri temenku ini sempet kaget, di Indonesia kok ya ada orang naek sepeda motor dengan beban segitunya. Depan ada anak, belakang ada anak dan istri, kanan kiri ada barang bawaan. Terus ngebut salip kiri salip kanan. Emang kok orang Indonesia kalo naek kendaraan serasa jadi ROSSI semua menang GP tahun ini , wkwkwkwkwk.
Ngomong soal politik di Inggris lebih parah, semua kalangan maen politik semua. Istilah kerennya sih perang pemerintah meskipun korupsi tidak semembudaya di Indonesia. Temenku sih bilang pemerintah di Inggris sedang DILEMMA. Salah satu contohnya adalah orang miskin disana benar benar dipelihara oleh negara (perlu di catat BENAR BENAR dipelihara oleh negara), Beda dengan di Indonesia. Pemerintah memberikan uang hidup untuk setiap orang di Inggris yang tidak dapat bekerja, tetapi masyarakat sendiri menggunakannya untuk minum minum bermabuk mabukan ria. Meskipun pemerintah mewajibkan setiap masyarakat yang di pelihara oleh negara memberikan laporan penggunaan keuangan, akhirnya pemerintah banyak memberikan kursus dan keterampilan. yeeeeeeeeeeeeeeeee kalo di Indonesia adanya BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang kukira tidak dapat memelihara masyarakat Indonesia dengan baek, tapi kuakui juga masyarakat Indonesia tidak seluruhnya dapat diajak untuk maju. Masyarakat Indonesia sendiri senang sekali dengan HAVING FUN atau bersenang senang doang, yang kaya senang senang yang miskin gak mau berusaha bermain main saja. Ama aja ndak ada keinginan untuk maju, mbok ya saling bantu. Kalo di Inggris mah, hampir setiap orang masih menghargai waktu. . . . . . . . . . . . .

Iwan Budianto, dari Sepakbola ke Politik
Iwan Budianto, atau Iwan Boedianto. Bagi insan politik, nama yang satu ini mungkin masih terdengar baru. Namun tidak bagi publik sepakbola tanah air. Khususnya bagi masyarakat Malang dan Kediri. Ya, sosok Iwan Budianto selama ini lebih dikenal sepak terjangnya di dunia sepakbola Indonesia. Saat masih di Malang, dia sukses dengan tim Singo Edan Arema Malang. Ketika “boyongan” ke Kediri, dia pun sukses membawa Macan Putih Persik Kediri ke papan atas sepakbola nasional.

Dari Sepakbola ke Politik
Secara kasat mata, masyarakat tidak bisa disalahkan dengan penilaian tersebut, “Dari Sepakbola ke Politik”. Sebelum terjun di dunia politik, Iwan Boedianto yang memang lebih banyak berkecimpung di dunia sepakbola bersama Arema Malang.
Ketika tim Singo Edan mengalami masalah finansial menjelang akhir 90an, Iwan Budianto hijrah dari Malang ke Kediri dan mulai membangun tim sepakbola Kota Tahu tersebut yakni Persik Kediri. Dimulai dengan menjaurai Divisi Satu, Persik Kediri kemudian promosi ke Divisi Utama dan langsung menjuarainya.
Kepindahan Iwan Budianto ke Kediri ketika kondisi Arema sedang krisis waktu itu menyisakan luka mendalam bagi publik sepakbola Malang khususnya Aremania. Terlebih, hampir semua pemain pilar Arema saat itu dibawa serta oleh Iwan untuk pindah ke Kediri dan bermain untuk Persik. Sejak waktu itu muncul anekdot “Arema cabang Kediri”. Beruntung, beberapa waktu berselang, PT. Bentoel mengambil alih Arema, menyelamatkan dan menghidupi klub tersebut hingga sekarang.
Terlepas dari kontroversi “cabut”nya Iwan Boedianto dari Malang ke Kediri, harus diakui menantu walikota Kediri, H.M. Maschut ini mempunyai ambisi besar dengan banyak cara dan kecerdikan memanfaatkan peluang -persis seperti strategi di lapangan hijau-. Tidak ada lawan dan kawan abadi dalam sepakbola, kawan dan lawan hanya dibedakan warna kaos, pun demikian di dunia politik. Pada pilwali Kota Kediri periode sebelumnya Iwan sempat mencalonkan diri sebagai Wawali, namun gagal terpilih.
Kini, dengan pasti berakhirnya masa jabatan sang mertua, HM. Maschut -walikota Kediri yang juga manajer tim Persik Kediri- periode ini, Iwan Boedianto kembali maju ke pentas politik. Tidak tanggung-tanggung, kini dia mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Kediri -tidak lagi sebagai orang nomor dua-. Dengan pengalaman lobi yang kuat, sepertinya Iwan tidak akan kesulitan mencapai ambisinya di pentas politik.
Secara tidak langsung, setiap mata masyarakat Kediri pun akan langsung tertuju kepada sosok Iwan. Meskipun saat ini secara struktural dia tidak lagi memegang kendali manajerial Persik Kediri, pengaruh Iwan di Macan Putih -julukan Persik- masih belum tergantikan, bahkan oleh mertuanya sekalipun.
Masyarakat Kediri akan mengarahkan pilihannya -meskipun bukan alasan utama- pada sosok yang konon disebut-sebut sebagai calon pemimpin PSSI di masa mendatang tersebut. Dengan menjadi walikota Kediri, bisa dipastikan “kehidupan” Persik Kediri bakal terjamin. Dana APBD tidak akan seret mengalir untuk Cristian Gonzales dkk yang saat ini terlilit masalah finansial.
Dengan kondisi sepakbola Indonesia yang masih kental dengan nuansa birokrasi dan politik, tidak salah memang bila Iwan memanfaatkan peluang tersebut. Asal bisa memajukan Kota Kediri dan membawa iklim sepakbola menjadi lebih baik (tidak berdasarkan kepentingan satu tim tertentu). Saya pikir masyarakat Kediri bisa memilih dengan bijak, apa yang terbaik bagi mereka, tidak sekedar untuk kepentingan pribadi atau golongan yang hanya bersifat sesaat.
Posted in Opini Zoel
Kecenthok (kecewa dalam bahasa jawa)
pernah gak kecewa ama sesuatu yang telah lama kita tunggu atau kita andalkan, yup istilah standarnya kecewa. Sebenernya istilah yang sangat sesuai untuk sesuatu dan kecewa dalem sekali adalah satu istilah dalam bahasa jawa, yaitu kecenthok. Ya mungkin dalam kehidupan sehari hari tak semuanya orang merasakannya, baik dalam kerja sekolah maen dll. Tapi yang paling ndak enak tuh kecenthok ama sesuatu yang kita inginkan, entah itu barang sepele seperti boneka atau makanan. Karena beda banget ndak menyangkut semua orang, cuma keinginan kita sendiri. Uda lama kita berfikiran bahwa A ternyata B atau malah Z, ya akhirnya kita kecewa banget (kecenthok). Kalo kecewa doang kan udah biasa dalam kehidupan sehari hari, ya kan ?. Kalo diterusin ya nantinya jadi anak yang purikan gitu. Jadi mending kalo kita kecenthok sesuatu lupain aja, ndak membuat kita maju malah mengalami kemunduran, “leave behind the wall !”


